MEMBANGUN MAIL SERVER DI WINDOWS XP MENGGUNAKAN HMAILSERVER DAN SQUIRRELMAIL

2.1 Pengertian

Mail server adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan. Penulis akan mencoba membangun Mail Server di Windows XP menggunakan HmailServer yang nantinya akan berintegrasi dengan Webmail Squirrelmail, sehingga menjadi Webmail yang cukup menarik, dan mudah digunakan.

Alat yang dibutuhkan adalah sebagai berikut.

1. 3 Komputer (yang terpasang LAN Card, On-Board maupun ekstensi)

2. 1 Switch

3. 3 UTP Cable konektor RJ-45 dengan konfigurasi Straight-Through Cable.

Sedangkan Software yang dibutuhkan adalah sebagai berikut.

1. HmailServer 5.3

2. .NET Framework versi 2

3. MySQL essential 5.1

4. MySQL GUI Tool 5.0

5. WampServer 2.0

6. PHP Coder Pro

7. CMS WebmailSquirrelmail 1.4.22

8. Browser Mozilla Firefox

2.2 Pemberian IP Address dan Pengecekan Jaringan

Supaya setiap PC dalam jaringan dapat terkoneksi antara satu dengan yang lainnya maka semua Interface PC tersebut harus diberi IP Address. Karena IP Address merupakan suatu alamat logika yang akan menunjukan arah paket data atau informasi yang akan disampaikan.

Hardware Interface IP Address Network Netmask
PC MailServer FastEthernet0 192.168.2.6 192.168.2.1 255.255.255.224
PC Client 1 FastEthernet0 192.168.2.7 192.168.2.1 255.255.255.224
PC Client 2 FastEthernet0 192.168.2.12 192.168.2.1 255.255.255.224

Table 2.2 Data IP Address

2.3 Konfigurasi pc

Sebelum kita mengkonfigurasi IP Address pada setiap PC, hal yang terlebih dahulu harus dilakukan adalah pemasangan kabel pada setiap PC ke Switch menggunakan Straight-Through Cable. Kemudian mengkonfigurasi IP Address PC, yaitu dengan cara pintas menu run, klik start pilh run lalu ketik perintah control netconnections, maka akan langsung masuk pada menu Network Connection. Setelah itu atur Local Area Connection pada setiap PC yang tersambung kejaringan, dengan klik kanan pada kotak dialog Local Area Connection pilih Properties. Pada Local Area ConnectionProperties Lalu pilih Internet Protocol (TCP/IP) dan klik Properties. Pada kotak dialog Internet Protocol (TCP/IP) Properties, Isi kolom IP Address dan Subnet Mask-nya.

2.4 Pengecekan Jaringan

Setelah pemasangan kabel dan pengkonfigurasian IP Address selesai. Maka tahap selanjutnya adalah pengecekan jaringan, yaitu untuk mengetahui apakah jaringannya sudah tersambung dengan benar atau tidak dan untuk mengetahui kesalahan jaringan apabila ada yang belum terkoneksi. Untuk melakukan pengecekan jaringan dilakukan pada setiap PC yang tersambung ke jaringan, caranya sebagai berikut.

Pada setiap PC masuk ke CommadPrompt kemudian lakukan Ping, caranya sebagai berikut:

a. Klik menu Start → pilih All Programs → pilih Accessories → pilih Command Prompt.

b. Setelah muncul menu Command Prompt, maka tahap selanjutnya sebagai berikut.

Ping<IP Address setiap PC>

Maka pada setiap PC dilakukan Ping sebagai berikut:

Kemudian tahap selanjutnya dari setiap Command diatas adalah dengan menekan tombol Enter. Apabila muncul pesan “Replyfrom<IP Address PC>: bytes=32time<1msttl=128”, maka jaringan telah terkoneksi.

Contoh: Ping<192.168.2.6>;Apabila muncul pesan “Reply from

192.168.2.6:bytes=32time<1msttl=128”, berarti Host dengan IP Address

192.168.2.6 telah memberikan Request kepada komputer yang melakukan Ping, maka komputer telah terkoneksi dengan Host dengan IP Address 192.168.2.6.

Namun apabila muncul pesan “RequestTimeOut”, berarti tidak ada Resquest dari komputer tujuan, maka jaringan tidak terkoneksi. Sedangkan pesan “Destination HostUnreachable”, berarti tujuan tidak tercapai atau ada gangguan pada perangkat jaringan, maka ada gangguan pada saat akan mengirim paket ke Host tujuan. Gangguan ini bisa diakibatkan oleh kabel, LAN Card atau kesalahan pada pemberian IP Address.

2.5 Pembangunan Mail Server di Windows XP Professional

Setelah semua PC terkoneksi dengan baik antara satu dengan yang lainnya, tahap selanjutnya adalah tahap inti yaitu membangun Mail Server di PC Mail Server yang sudah ditentukan. Sebagaimana telah penulis bahas sebelumnya, penulis menggunakan HmailServer sebagai Aplikasi Server dan CMS Webmail Squirrelmail sebagai aplikasi Webmail. Tapi aplikasi tersebut tidak akan berjalan dengan baik tanpa Software pendukung lainnya di Windows, maka dari itu berikut tahapan-tahapan penginstallan dan pengkonfigurasian agar pembangunan Mail Server ini berjalan dengan baik.

1. Instalasi Microsoft .NET Framwork versi 2

Sudah penulis paparkan dari awal bahwa HmailServer tidak akan terinstall jika pada Sistem Operasi Windows yang akan kita gunakan belum terinstall Micrososft .NET Framework versi 2. Maka dari itu tahap penginstallan Microsoft .NET Framwork ini menjadi tahap pertama dalam pembangunan Mail Server di Windows XP. Berikut step by step penginstallan Microsoft .NET Framework versi 2.

a. Pertama , double klik installer Microsoft .NET Framework 2.

b. Klik Next untuk melanjutkan proses instalasi, maka akan muncul tahap selanjutnya

c. Centang “I accept the terms of the License Agreement” untuk menyetujui Lisensi, lalu klik Install untuk memulai proses penginstallan, dan tunggu proses sampai selesai.

d. Setelah proses penginstallan selesai, klik Finish. Maka

Microsft.NEFramework 2 sudaberhasiterinstall.

2. Instalasi dan Konfigurasi Database Server MySQL

Setelah proses penginstallan .NET Framework 2, tahap selanjutnya adalah instalasi dan konfigurasi MySQL Database Server, karena pada penelitian ini MySQL berfungsi sebagai tempat penyimpanan data email pada HmailServer.

a. Pertama, double klik pada file installer MySQL essential 5.1.

b. Klik Next untuk melanjutkan proses instalasi

c. Centang “I accept …” untuk menyetujui Lisensi, lalu klik Next untuk menuju ke proses selanjutnya

d. Pilih custom untuk merubah directory dimana kita akan menginstall MySQL,

dengan tujuan untuk mempermudah dalapengalokasian data.

e. Klik Change pada bagian ini, lalu rubah tempat directory penginstallan dan buatlah folder baru pada directory yang dipilih dengan nama folder MySQL Server.

f. Setelah itu, klik ok, lalu klik Next untuk menuju ke proses selanjutnya

g. Selanjutnya klik Install untuk memulai proses penginstallan, dan tunggu proses sampai selesai. Lalu klik Next dan centang pada “configure the” klik Finish.

h. Setelah proses Instalasi selesai, berlanjut pada tahap pengkonfigurasian MySQL Server.

i. Klik Next untuk melanjutkan proses konfigurasi, lalu pilih Detailed Configuration

j. KliNexuntuk melanjutkan, dan tahap selanjutnya memilih tipServer Database

k. Pilih Server Machine, karena penyimpanan datanya compatible dengan kuota Server untuk jaringan LAN kemudian klik Next untuk menuju proses selanjutnya

l. Lalu pilih Multifungtional Database dan klik Next

m. Klik Next pada pemilihan path, lalu pilih manual setting untuk mengatur jumlah koneksi dan pilih 20 saja, karena tidak perlu banyak koneksi , kemudian klik Next .

n. Kemudian enable pada TCP/IP Network dan Strict mode, serta biarkan port defaul3306 dan centang pada pilihan “Add Firewall .” Untuk keamanan Database. kemudaian klik Next untuk melanjutkan

o. Setelah itu pilih Standard Chareacter Set, kemudian klik Next

p. Centang pada semua pilihan karena ini berkaitan dengan services di windows, biarkan namdefaulservicedengan namMySQL.Kemudian kliNext

q. Masukkan password, kemudian ketik ulang password, jika butuh account

Anonymous centang pilihan tersebut tapi jika tidak, langsung saja klik Next.

r. Setelaitu piliexecutuntuk menerapkan konfigurasi

s. Klik Finish, maka pengkonfigurasian selesai. Dan MySQL siap untuk digunakan.

3. Login ke MySQL Server Administrator

Untuk login ke MySQL Server penulis menggunakan MySQL GUI Tool karena lebih mudah dalam cara pengelolaannya. Berikut cara untuk menggunakan MySQL GUI Tool.

a. Extracterlebih dahulu filRAR MySQGUTool

b. Setelah itu, jalankan Program MySQL Administrator dari hasil extract tersebut,

c. Kemudian masukan username dengan nama root lalu isi password, dan klik ok.

d. Jika tampil seperti ini, maka login ke MySQL berhasil.

4. Instalasi HmailServer

Setelah berhasil menginstal Microsoft .NET Framework dan MySQL Server. Maka sudah dapat menginstall HmailServer. Berikut proses instalasi HmailServer.

a. Jalankan file installer HmailServer.

b. Klik Next untuk melanjutkan proses instalasi

c. Kemudian pilih I accept theagreementdan kliNexuntuk melanjutkan

d. Setelah itu ganti tempat directory penginstallan HmailServer ke drive D, supaya lebih mudah dalam pencariannya

e. Kemudain klik Next untuk melanjutkan

f. Pilih full installation, klik Next

g. Setelah itu pilih external Database, karena penulis menggunakan Database MySQL. Kemudian klik Next.

h. Klik Next untuk melanjutkan

i. Kemudian klik Install untuk memulai penginstallan.

j. Kemudian klik Next untuk melanjutkan proses pembuatan Database

k. pilih “create a new hMailServer database

l. Kemudaian pilih MySQL, dan klik Next untuk melanjutkan ke proses selanjutnya

m. Pada pilihan ini, masukan pada Server address dengan nama “localhost”, port biarkan saja default 3306”, kemudian isi Database name dengan nama “hmailServer” masukan username dengan nama “root” kemudian isi password admin”. Karena pada saat menginstal database MySQL password root nya adalah admin. Setelah itu klik Next.

n. Kemudian pada menu diatas ketikan “My” maka nanti secara otomatis akan muncul services MySQL”. Setelah itu klik Next.

o. Pada bagian ini kita harus menduplikat file “libmySQL.dll” yang terdapat pada direktori “D:\MySQL Server\bin” ke direktori “D:\hMailServer\Bin”. Maka kalau sudah menduplikat proses akan berlangsung kembali.

p. Kemudaian klik Next untuk melanjutkan proses

q. KliClose untuk melnjutkan proses

r. Kemudian isi password admin” dan klik Next

s. Dan centang “Run hmailServer Administrator” klik Finish . maka akan muncul tampilan login

t. Klik Connect dan masukan password admin”, maka akan muncul tampilan berikut. Dan HmailServer siap untuk digunakan

5. Konfigurasi HmailServer

Setelah proses instalasi dan pengaturan Database untuk HmailServer selesai, selanjutnya mengkonfigurasi HmailServer. Dalam pengkonfigurasian ini caranya cukup mudah, yang kita buat hanya domain virtual dan account email user pada domain tersebut. Berikut tahapan-tahapan konfigurasi HmailServer.

a. Pembuatan Domain

Untuk membuat domain pada HmailServer, caranya cukup mudah.Berikut langkah untuk membuat suatu domain pada HmailServer.

1) Masuk ke HmailServer Administrator, dengan cara klik start menu All Programs hMailServer hMailServer Administrator.

2) Setelah itu, pilih Add Domain, Masukan nama domain “dara.com”, lalu klik save untuk menyimpan domain “dara.com”, maka domain sudah siap digunakan

b. Pembuatan e-mail Account pada Domain.

Setelah membuat domain, langkah selanjutnya adalah membuat account e– mail pada domain tersebut, account e-mail yang akan dibuat yaitu dengan format

<namauser@dara.com>,berikut cara pembuatan account email pada domaidara.com dHmailServer.

1) Pilih pada menu Domain> dara.com>Accounts.

2) Klik Add untuk menambahkan account.

3) Setelah itu pada address isi dengan nama pemilik account, pada pilihan password masukan password nya, pada maksimum size ketik 0, setelah itu tentukan level user tersebut, ada user biasa, Server, dan domain. Jika sudah klik save untuk menyimpan account. Penulis membuat 3 account email dengan nama admin, user1, dan user2. Untuk admin dengan level Server, untuk user dengan level user.

4) Jika sudaselesai , Admidengaalamaemai(admin@dara.com) dapassword=admin,user1 dengaalamaemai(user1@dara.com) dapassword=user1,user2 dengaalamat email (user2@dara.com)dan password=user2. Maka account e-mail siap untuk digunakan.

6. Instalasi dan Konfigurasi WampServer

Setelah instalasi dan konfigurasi HmailServer berhasil, langkah selanjutnya adalah membangun Webmail Squirrelmail. Tapi sebelum menginjak ke tahap konfigurasi Squirrelmail tahap yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah Instalasi dan Konfigurasi Apache pada Wamp Server supaya dapat diakses oleh Komputer lain di jaringan LAN seperti yang sudah ditentukan. Berikut instalasi dan konfigurasi Wamp Server. Wamp Server yang penulis gunakan untuk penelitian ini adalah Wamp Server versi 2.0.

a. Instalasi Wamp Server 2.0

1. Langkah pertama, jalankan installer Wamp Server.

2. Klik Next untuk melanjutkan proses instalasi, maka akan muncul halaman persetujuan

3. Centang “I accept ” untuk menyetujui, kemudan klik Next

4.Klik Next pada menu ini, biarakan directory instalasi secara default di drive C.

5. Biarkan saja tidak usah dicentang, kemudian klik Next6.Klik Install untuk memulai proses instalasi

7. Tungu proses sampai selesai dan klik Yes ketika Wamp mendeteksi firefosebagai default browser.

8. Pada menu SMTP, masukan IP Address PC Mail Server yaitu “192.168.2.6”, dan pada emaiisi dengan admin@dara.com.Kemudian kliNext

9.Klik Finish. Maka instalasi Wamp selesai. Lalu cek melalui browser Mozilla Firefox, dan ketikan “localhost” pada address bar. Jika berhasil maka akan tampil seperti gambar dibawah

.

Gambar4.72 Tampilan WampLocalhost

b. Konfigurasi Wamp Server

Setelah berhasil menginstall Wamp Server, langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi Wamp Server supaya dapat diakses oleh Komputer lain di jaringan LAN. Komputer lain dapat mengakses Wamp di PC Mail Server dengan cara memasukkan IP Address PC Mail Server di address bar browser miliknya. Jika Wamp belum dikonfigurasi untuk dapat diakses dari PC lain maka akan tampil seperti berikut.

Gambar 4.73 Tampilan Wamp Gagal diakses dari LAN

Untuk mengatasi hal tersebut caranya adalah sebagai berikut.

1) Klik icon Wamp pada taskbar pojok kanan bawah seperti gambar berikut

Gambar 4.74 Tampilan Quick LaunchWamp

2) Kemudian pilih Apache dan kemudain klik “httpd.conf” seperti gambar

dibawah

Gambar 4.75 Membuka PengaturaApache

3) Maka akan muncul filkonfigurasi httpd” pada notepad sepertberikut

Gambar4.76 Tampilan httpd.conf

4) Lalu cari teks <Directory c:/Wamp/www”> seperti teks pada gambar berikut yang diblok

Gambar 4.77 Tampilan PengaturaDirectorwww

5) Setelah itu cari teks “Allow from 127.0.0.1” yang terdapat sebelum teks

</Directory> seperti pada gambar

Gambar 4.78 Tampilan Konfigurasi Sebeum diubah

6) Kemudian rubah teks “Allow from 127.0.0.1” menjadi “Allow from all”, seperti pada gambar dibawah

Gambar 4.79 Tampilan Konfigurasi Seteladiubah

7) Kemudian save konfigurasi tersebut, dan restart semua service Wamp dengan cara klik icon Wamp di taskbar pojok kanan bawah, kemudan klik “Restart All Services”. Seperti pada gambar dibawah.

Gambar 4.80 Restart Semua ServicWamp

8) Setelah direstart, kemudain cek pada PC Client 1 atau PC Client 2, dengan cara jalankan dulu firefox, lalu ketik “192.168.2.6” di address bar. Jika berhasil maka akan tampil seperti berikut. Dan konfigurasi Wamp selesai.

Gambar 4.81 KonfigurasWamBerhasil

7. Instalasi PHP Coder Pro

Setelah berhasil menginstall dan mengkonfigurasi WampServer, langkah selanjutnya adalah instalasi PHP Coder. PHP Coder berfungsi pada pengkonfigurasian Squirrelmail. Karena jika kita menggunakan notepad, teks konfigurasi pada Squirrelmail tidak akan rapi, sehingga susah untuk mengkonfigurasinya. Berikut cara instalasi PHP Coder Pro.

a. Jalankan installer PHP Coder, maka akan muncul tampilan berikut

b. Klik Next untuk melanjutkan

c. Klik Yes untuk menyetujui Lisensi

d. Klik Next untuk melanjutkan proses instalasi

e. Setelah itu klik tombol Install untuk memulai proses Instalasi, dan tunggu proses sampai selesai

f. Kemudian Klik Next untuk melanjutkan

g. Klik Finish, maka PHP Coder siap untuk digunakan.

8. Konfigurasi Squirrelmail

Setelah melewati semua tahap diatas, inilah saatnya untuk mengkonfigurasi CMS Webmail Squirrelmail supaya dapat berintegrasi dengan HmailServer, sehingga menjadi Webmail yang menarik dan user friendly. Squirrelmail yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah Squirrelmail versi 1.4.22. Berikut tahapan-tahapan untuk mengkonfigurasi Squirrelmail.

a. Langkah pertama adalah Extract terlebih dahulu file Squirrelmail 1.4.22.zip ke dalam directory “c:/Wamp/www” dengan menggunakan winrar, yaitu klik kanan pada file zip Squirrelmail tersebut. Lalu pilih Extract files, dan pilih directory “c:/Wamp/www” kemudian klik ok dan tunggu proses sampai selesai.

b. Jika sudah di extract periksa di directory c:/Wamp/www”.

c. Kemudian ganti nama folder SquirrelmailWebmail-1.4.22” menjadi

“Squirrelmail

d. Setelah itu, masuk ke directory c;/Wamp/www/Squirrelmail/config”, disana ada beberapa file konfigurasi.

e. Kemudian copy file config_default.phpdan hasil copynya itu ganti namanya menjadi “config.php”.

f. Kemudian buka file config.php” dengan PHP Coder. Maka akan tampil seperti ini.

Gambar4.98 Tampilan File Config

g. Setelah itu cari teks $org_name = “Squirrelmail, dan rubah teks “Squirrelmailmenjadi “dara-Mailseperti gambar dibawah. maka hasil konfigurasi ini akan mengubah nama header yang awalnya Squirrelmailmenjadi “dara-Mail

Gambar4.99 Konfigurasi Nama PenyediaLayananWebmail

h. Kemudian ubah pengaturan domain dengan mencari teks “$domain” dan ganti “example.com” menjadi “dara.com”, seperti gambar dibawah ini

Gambar4.100KonfigurasiDomain

i. Setelah itu atur Server SMTP, dengan mencari teks “$smtpServerAddress”, dan rubah “localhost” menjadi alamat IP Address PC Mail Server, yaitu „192.168.2.6‟. seperti pada gambar dibawah

Gambar4.101Konfigurasi SMTPServer

j. Setelah mengatur Server SMTP, selanjutnya atur Server IMAP, dengan mencari teks “$imapServerAddress”, kemudian ubah “localhost” menjadi alamat IP Address PC Mail Server yaitu “192.168.2.6”, seperti gambar dibawah

Gambar 4.102 Konfigurasi IMAP Server

k. Kemudian ubah tipe Server IMAP, dengan mencari teks “$imap_Server_type”, dan ubah „other‟ menjadi „hmailserver‟, seperti gambar dibawah

Gambar 4.103KonfigurasiTipe ServerIMAP

l. Setelah itu rubah autentikasi SMTP, dengan mencari teks “$smtp_auth_mech” dan rubah „none‟ menjadi „login‟. Seperti gambar dibawah

Gambar 4.104Konfigurasi Autentikasi SMTP

m. Langkah selanjutnya adalah mengubah tempat penyimpanan data email dan attachment. Sebelum mengkonfigurasi hal ini, harus membuat folder terlebih dahulu untuk menyesuaikan tempat penyimpanan tersebut. Untuk itu buatlah terlebih dahulu folder tersebut di drive “D:/”, pertama buat folder baru di drive “D:” dengan nama “Webmail”, kemudian di dalam folder Webmail tersebut, buat lagi 2 folder, dengan nama “data” dan “attachment” .

n. Setelah pembuatan folder selesai, kemudian kembali lagi pada file config.php”, dan ubah konfigurasi penyimpanan data pada Squirrelmail. Cari teks “$data_dir” kemudian ubah ‘/var/local/Squirrelmail/data/‘ menjadi ‘D:\Webmail\data’ seperti pada gambar dibawah

Gambar 4.106KonfigurasiDirectory Data

o. Selanjutnya ubah tempat penyimpanan attachment/lampiran pada Squirrelmail. cari teks “$attachment_dir” kemudian ubah’/var/local/Squirrelmail/attach/‘ menjadi ‘D:\Webmail\attachment. Seperti pada gambar dibawah ini

Gambar 4.107Konfigurasi DirectoryAttachment

p. Setelah semua konfigurasi diatas selesai, kemudian simpan konfigurasi tersebut dengan cara klik file kemudian pilih save atau klik icon save pada tool bar PHP Coder. Maka konfigurasi telah selesai.

D. Pengecekan Webmail

Setelah semua tahap instalasi dan konfigurasi Mail Server dan Webmail selesai, sekarang saat nya untuk mengecek apakah Mail Server dan Webmail berjalan dengan baik atau tidak ? dapat login ke account email atau tidak ? dan dapat mengirim dan menerima email dengan baik atau tidak ? seperti hal nya kita menggunakan Webmail Yahoo, Google, Hotmail dll.

1. Pengecekan di PC Mail Server

Pada pengecekaini,diasumsikapemiliaccounemail admin@dara.com

adalapengguna PC MaiServer,pemiliaccount user1@dara.com adalahpengguna

PC Clientdapemilik user2@dara.com  adalapengguna PC Client2 . Berikut

pengecekan yang dilakukan pada PC Mail Server yang menggunakan account admin@dara.com.

a. Pertama jalankan terlebih dahulu Browser Mozilla Firefox, kemudian ketikan “192.168.2.6/Squirrelmail” pada address bar dan tekan enter. Jika berhasil akan tampil seperti berikut.

Gambar 4.10Tampilan Webmail Squirrelamail

b. Setelah ada tampilan seperti pada gambar diatas, kemudian masukan account

emaiadmin@dara.com padform Name,daisi padForm password dengan

admin.

c. Kemudian klik tombol Login, jika berhasil login maka akan ada tampilan seperti gambar dibawah.

Gambar 4.110Tampilan SuksesLoginAccount Admin

d. Setelah itu, coba kirim pesan pada account user1@dara.com dan

user2@dara.com dan sertakan lampiran. Yaitu dengan cara klik compose,

kemudiapada To isi dengan user1@dara.com dapada pilihaCisi dengan

user2@dara.com daketikapada SubjecdengakatWelcome serttulipesan

pada kotak yang disediakan dan sertakan lampiran dengan cara klik

Search/Telusuri dacari filyang akadilampirkan , setelah itkliAdd PenulimelampirkadokumePDF. Setelasemua selesaklik Send untuk mengirim.

e. Sesudah itu, coba periksa pesan yang sudah terkirim di menu Sent kemudian pilih pesan dengan subject Welcome. Jika berhasil terkirim maka akan ada tampilan seperi berikut

Gambar4.112Tampilan Email Terkirim

2. Pengecekan di PC Client

a. Pertama jalankan terlebih dahulu Browser Mozilla Firefox, kemudian ketikan “192.168.2.6/Squirrelmail” pada address bar dan tekan enter.

b. Setelah ada tampilan seperti pada gambar diatas, kemudian masukan account

emaiuser1@dara.com pada form Name,daisi pada Form password dengan

user1.

c. Lalu klik Login, jika berhasil login, maka akan ada tampilan seperti gambar dibawah daaccount ini mempunyapesan dari admin@dara.com

d. Kemudian baca pesan tersebut dengan mengklik judul pesan tersebut yaitu

Welcome”,

e. Setelah itu, untuk mengecek file attachment, maka klik file yang berada pada menu attachment tersebut, yaitu berupa file pdf, kemudian baca lampiran tersebut.

f. Sesudaitu,untuk mengeceapakaaccount user1@dara.com dapamengiripesan,maka buka lagpesayantadi dakliReply” ,kemudiaketikapesadalampirkafilePenulimelampirkafilberupgambar. Jika sudah klisend untuk mengiriemail.

g. Untuk mengecek di PC Client 2, lakukan hal yang sama seperti pengecekan pada

PCClient1,tapi menggunakaaccount email user2@dara.com dengapassword

“user2”.

3. Pengecekan ulang di PC Mail Server

Setelah mengecek semua account user dan email yang dikirim oleh admin@dara.com, langkaselanjutnymengecekembalemaiyang dikirioleaccount user1@dara.com dan user2@dara.com untuk account admin@dara.com.

a. Pertama, refresh Mozilla firefox di PC Mail Server, jika berhasil maka pada account admin@dara.com akan mendapatkan duapesan

b. Kemudian buka kedua pesan tersebut, dan buka juga lampiran yang dikirimkan oleh user1@dara.com dan user2@dara.com, jika berhasil maka akan tampasepertberikut

Gambar 4.120Tampilan Email dari User

c. Kemudian buka juga lampiran dari email yang dikirimkan kedua account tersebut.

Jika berhasil akan tampak gambar yang dikirimkan.

d. Selain fitur diatas, Squirrelmail juga dapat diubah tampilannya supaya lebih menarik yaitu dengan cara klik menu option > Display Preferences. Kemudian pada menu Theme ganti default dan pilih tema yang disukai. Untuk contoh penulis memilih tema Midnight, kemudian memilih font comic sans 10 pada Custom Stylesheet dan memilih Bahasa Indonesia pada menu Language. Setelah di pilih klik tombol submit yang berada dibawah, kemudian refresh Mozilla firefox. Maka akan tampisepertgambar berikut.

Gambar 4.12Tampilan Setelah dirubah Tema daFont

Setelah semua pengecekan berhasil dan seperti yang diharapkan, maka “Membangun Mail Server di Windows XP Menggunakan HMailServer dan Squirrelmail” telah terselesaikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s